Terima Kasih Telah Mengirim Lamaran Kisah Bupati Anna Turun Takhta Demi Keluarga Pada Situs Resmi Ke Perusahaan Diatas, Untuk Melihat Lowongan Kerja Via Email Maupun Secara Langsung Seperti, CPNS 2018, BUMN Lainnya, Silahakan Lihat Lowongan Kerja Lainnya Di Bawah Ini Untuk Lulusan SMK, SMA, D3, S1 Di Kawasan Industri Depnaker, Disnaker, Trans, Info, Gaji, Solo, Semarang di bawah ini.

Kisah Bupati Anna Turun Takhta Demi Keluarga

Home » Berita Hari Ini Senin 17 Desember 2018 » Warta Berita Hari Ini » Kisah Bupati Anna Turun Takhta Demi Keluarga

Oleh : Sulastri Habeahan on pada Jumat 09 November 2018, 09:46 WIB

Kisah Bupati Anna Turun Takhta Demi Keluarga Indramayu - Meneruskan jabatan suaminya Irianto MS Syafiuddin atau Yance yang memimpin Indramayu dua periode (2000-2010), Anna Sophanah menjadi bupati pada 2010 lalu dengan wakilnya Supendi. Pada Pilkada 2015, keduanya kembali maju dan menang. Kini sebelum masa jabatannya berakhir pada 2021, Anna mundur. Ia merelakan takhtanya demi keluarga.

30 Oktober lalu, Anna mengirimkan dua surat ke DPRD Indramayu dan juga Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Dalam suratnya, ia menjelaskan alasannya mundur karena ingin fokus berbakti kepada keluarga.

"Ibu Bupati itu berfikiran nanti bisa berdampak buruk terhadap pelayanan dan birokrasi di Indramayu. Akhirnya Ibu Bupati memutuskan untuk mengundurkan diri," kata Ketua DPRD Indramayu Taufik Hidayat usai rapat paripurna di DPRD Indramayu, Jawa Barat, Rabu (7/11/2018) lalu.



Hal itu pun diakui salahsatu anaknya yang merupakan politisi Golkar Daniel Muttaqien. Menurutnya keinginan Anna mundur menguat sebulan lalu, saat momen ibunya meninggal tanpa ia dampingi di sisinya. Saat ini sang ayah, tengah sakit. Anna ingin berbakti untuk ayahnya.

"Pada saat nenek (ibunya ibu) sakit dan dibawa ke rumah sakit, ibu saat itu ada kegiatan pemerintahan yang tidak bisa ditinggal, selesai kegiatan ibu langsung istirahat karena mungkin terlalu capek. Malam harinya nenek meninggal dunia. Itu yang selalu menjadi penyesalan ibu," tutur Daniel.

"Ibu tidak mau mengulangi kejadian yang lalu. Sebagai anak saya memahami sekali psikologis ibu mengenai kehilangannya orang yang paling disayangi dan dihormati beliau," tambah anggota DPR ini.

Diketahui, Anna pun kini sudah berkumpul lagi dengan sang suami. Yance mendapatkan bebas bersyarat pada September lalu. Yance yang divonis empat tahun karena korupsi itu mulai ditahan 2014 lalu.

Sementara itu DPRD Indramayu mengabulkan pengunduran diri Anna. Dalam sidang paripurna yang digelar Rabu lalu, seluruh anggota yang hadir menyetujuinya. Mereka merelakan Anna berbakti kepada keluarganya, terelbih lagi orang tua Anna saat ini tengah sakit-sakitan.

Anna memimpin Indramayu sejak 2010 silam. Pasangan Anna-Supendi terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu pada Pilkada 2010 silam. Anna menggantikan jabatan Bupati Indramayu yang sebelumnya di jabat oleh suaminya, Irianto MS Syaifuddin alias Yance. Yance sempat menjabat sebagai Bupati Indramayu selama dua periode 2000-2005 dan 2005-2010.

Anna-Supendi kembali maju sebagai petahana pada Pilkada serentak 2015. Anna-Supendi maju diusunga tiga partai, PKS, Gerindra, dan Demokrat. Kendati tak diusung Partai Golkar, partai yang menghantarkan Anna-Supendi menang pada pilkada 2010 lalu, Anna-Supendi berhasil meraih kemenangan di Pilkada 2015.



Anna-Supendi menumbangkan pesaingnya, Toto Sucartono-Rasta Wiguna yang diusung partai PKB, PDI Perjuangan, dan Nasdem. KPU menetapkan pasangan Anna-Supendi sebagai bupati terpilih dalam rapat pleno yang digelar KPU pada 23 Januari lalu.

Kurang dari sebulan setelah penetapan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melantik Anna-Supendi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu 2016-2021 di Gedung Merdeka Bandung pada 12 Februari lalu.

Langkah Anna terasa berat untuk melanjutkan roda kepemimpinannya pada tahun kedua di periode keduanya. Terhitung sekitar dua tahun delapan bulan Anna menjalankan tugasnya sejak dilantik hingga melayangkan surat pengunduran dirinya. Status Anna tetap menjadi bupati aktif, sebelum Kemendagri mengeluarkan keputusannya.



Kendati Anna mundur, Golkar tetap memegang kendali roda kepemimpinan Indramayu. Wakil Bupati Indramayu Supendi yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Indramayu secara otomatis naik tahta. Partai pengusung pun langsung bergerak membahas kekosongan kursi wakil bupati yang ditinggalkan Supendi.

"Secara undang-undang kan jelas, posisi bupati ini akan digantikan wakil bupati. Nah, kami parpol pengusung tinggal membahas mengenai pengganti wabup," kata Sekretaris DPC Demokrat Indramayu Nurpan.

Kini Anna masih berstatus sebagai Bupati Indramayu. Proses pengunduran dirinya tengah berjalan. Kemendagri belum mengeluarkan keputusannya. Di tengah jalannya proses pengunduran itu, Mendagri Tjahjo Kumolo sempat menyinggung etika politik kepala daerah.

"Saya belum tahu, normatifnya sudah ada. Tapi apa yang melandasi? Karena ingat, Secara etika politik ya itu maju pilkada dipilih oleh rakyat untuk sebuah masa jabatan kepala daerah, minimal lima tahun," kata Tjahjo.

Tjahjo mengaku telah mengutus tim ke Indramyu untuk bertemu langsung Anna. Mencari informasi secara komprehensif mundurnya Anna. Selain itu, DPRD Indramayu juga melayangkan surat persetujuan pengundurun diri Anna ke Kemendagri melalui Gubernur Jawa Barat. Nasib Anna kini di tangan Kemendagri.



(ern/ern)
Kisah Bupati Anna Turun Takhta Demi Keluarga | Bang Naga | on Jumat 09 November 2018, 09:46 WIB | Rating 4.5
« 1 »
Selengkapnya>>
Selengkapnya>>
Selengkapnya>>